;

Bupati Apresiasi Kementan Dorong Produk Sumbawa Tembus Pasar Mancanegara

full-web mobile
Penulis : zensumbawa | Tanggal : 12 Juni 2019


SUMBAWA BESAR, SR (29/5/2019)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengapresiasi upaya Kementan dalam mendorong produk lokal tembus pasar manca negara tersebut. Pihaknya melalui SKPD siap mendorong para calon eksportir dalam meningkatkan geliat pertumbuhan ekonomi melalui komoditas pertanian unggulan di wilayahnya. Ditegaskannya, ekspor merupakan salah satu cara agar petani dan peternak mendapatkan harga yang pantas, sehingga kesejahteraan dapat terdongkrak.

Seiring dengan berjalannya era globalisasi dan perdagangan bebas dewasa ini, ungkap Bupati, peran Karantina Pertanian menjadi semakin penting dan strategis dalam menjamin kualitas keamanan dan kesehatan hewan, produk hewan, tanaman pangan maupun produk hasil tanaman pangan yang dilalulintaskan, baik untuk tujuan ekspor, impor maupun antar area. Untuk itu, Pemkab sangat mendukung ikhtiar Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sumbawa Besar dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan strategis untuk melakukan peningkatan pelayanan hingga dapat melindungi Pulau Sumbawa dari ancaman hama dan penyakit hewan menular serta organisme penyakit tumbuhan karantina terhadap kekayaan hayati, hewani dan nabati.

Terkait hal tersebut, Pemkab Sumbawa akan terus berkomitmen mendukung program agro gemilang ini antara lain dengan melihat potensi daerah yang mampu diekspor. Semua potensi akan terus dicoba untuk membuka market internasional. Tidak hanya ekspor madu, dendeng dan jagung, tetapi juga komoditas-komoditas lainnya seperti kedelai yang beberapa tahun lalu sempat diekspor ke Hongkong dan sejumlah negara lainnya. Di samping itu, kualitas produk juga perlu terus ditingkatkan untuk memenuhi standar ekspor.

Bupati berharap, melalui Gerakan Agro Gemilang yang digalakkan oleh Kementerian Pertanian ini, para pelaku usaha bidang pertanian termasuk para petani-petani milenial dapat lebih siap memasuki pasar ekspor. Di samping itu juga menjadi upaya untuk meningkatkan peran serta seluruh stakeholder agar dapat berperan aktif dalam pemenuhan persyaratan negara mitra dagang. Bupati optimis bahwa potensi generasi muda dan sumber daya yang ada di Kabupaten Sumbawa ini merupakan suatu berkah yang harus disyukuri dan dimaksimalkan keberadaannya di kancah pasar global.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Sumbawa, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia, anggota Forkopimda Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan, pimpinan OPD, Pimpinan BUMN dan BUMD, para eksportir dan pengguna jasa karantina. Dalam kegiatan tersebut diserahkan sertifikat karantina sarang burung wallet dan akar jarak merah dan penyerahan sertifikat komoditi antar area (jagung dan bawang merah) oleh Bupati Sumbawa kepada eksportir dan pengguna jasa karantina. Selanjutnya peninjauan display komoditi ekspor Pulau Sumbawa. Adapun ekspor hari ini berupa sarang burung wallet ke Hongkong via Surabaya, volume 23 kg dengan nilai Rp. 345 juta, akar jarak merah ke Perancis via Denpasar, volume 2 kg, dengan nilai Rp. 4 juta, dengan total nilai ekspor Rp. 349 juta. Kemudian pengiriman antar area berupa jagung biji volume 8.000 ton dengan nilai Rp 28 M tujuan Belawan Medan, dan bawang merah volume 230 ton dengan nilai Rp 3,45 M tujuan Makasar. (JEN/SR)

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -