;

Ketika Sang Juara Menjelajah Pulau di Nusantara, Karantina Pastikan Kesehatanya

full-web mobile
Penulis : Tri Suparyanto, A.Md | Tanggal : 30 Juli 2019


Sumbawa --- Pacuan Kuda sudah menjadi salah satu olah raga hiburan rakyat di Nusa Tenggara. Berbeda dengan pacu kuda pada umunya, kuda pacuan disini tidak mengenakan pelana dan dikendalikan oleh anak-anak berusia sekitar 7-12 tahun.

Rabu (17/07) Setelah mengikuti lomba pacuan kuda "Kapolda NTB Cup" di bima, 15 ekor kuda pacuan berlanjut mengikuti perlombaan di Kabupaten Sumba Barat. Untuk memastikan kuda sehat dokter hewan Karantina Pertanian Sumbawa Wilker pelabuhan laut Bima melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan sebelum dilalulintaskan.

"Sedangkan untuk pemeriksaan laboratorium, kita lakukan pengujian ulas darah sederhana memastikan kuda tersebut sehat dan bebas dari penyakit menular seperti Anthrax dan Sura" jelas drh. Astria Ardika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh petugas karantina dokumen yang menyertai lengkap, sah dan benar, serta hasil pemeriksaan klinis kuda-kuda tersebut dinyatakan sehat maka kuda tersebut siap diberangkatkan menggunakan KM. Benoa Sakti menuju Waingapu.

Mari, kita bangga melestarikan tradisi tanpa mengabaikan peraturan pemerintah.

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -