;

Kenapa Arsip Inaktif Dimusnahkan ?

full-web mobile
Penulis : Tri Suparyanto, A.Md | Tanggal : 12 Agustus 2019


Sumbawa -- Sesuai Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 2012 tentang pelaksanaan Undang-Undang No. 43 tahun 2009 tentang kearsipan Karantina Pertanian Sumbawa melakukan pemusnahan arsip inaktif (26/07). Puluhan box arsip itu, dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar. Selain untuk efisiensi dan efektivitas kerja, pemusnahan arsip dilakukan untuk penyelamatan informasi dari pihak yang tidak berhak untuk mengetahuinya. Arsip inaktif yang dimusnahkan adalah arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun dan telah selesai digunakan untuk pertanggungjawaban administratif.

Abdul Salam, SP Kepala Subseksi Pelayanan Operasional Karantina Pertanian Sumbawa selaku ketua panitia mengungkapkan tujuan pemusnahan arsip ini untuk mengurangi volume arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna, selain itu untuk efisiensi sehingga memudahkan pencarian kembali arsip yang dibutuhkan, serta memberikan tempat bagi arsip yang baru.

"Ini juga sebagai tindak lanjut dari intruksi kepala Badan Karantina Pertanian tentang penghapusan dokumen karantina yang rusak atau kadaluarsa" jelas Salam.

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -