;

Kemilau Serat Sisal Sumbawa Sampai ke Tiongkok

full-web mobile
Penulis : Tri Suparyanto, A.Md | Tanggal : 26 Agustus 2019


Sumbawa – Sisal atau Agave sisalana merupakan tanaman perdu dengan daun-daun yang menjulang berbentuk pedang dengan panjang 1.5 sampai 2 meter. Konon katanya, karena berasal dari wilayah Sisal, Yucatan di Meksiko Tenggara. Dari daun inilah, dihasilkan serat serat putih dan berkilau untuk dijadikan bahan baku pembuatan tali kapal, karpet dan kerajinan lainya. Sisal dimanfaatkan karena ulet, elastis, serta tidak hancur oleh air asin.

Kamis (15/08) petugas Karantina Pertanian Sumbawa memastikan sisal yang dibawa ke Tiongkok via Surabaya bebas dari OPTK dan selanjutnya diterbitkan sertifikat KT12 sebagai jaminan kesehatan. Sisal seberat 10.200 kilogram dengan nilai lebih 50 juta rupiah tersebut akan dilalulintaskan menggunakan jalur darat, menyeberang melalui Pelabuhan Ferry Pototano.

"Meskipun tidak langsung dari Sumbawa, namun kita akan selalu gali potensi ekspor komoditas pertanian dari Pulau Sumbawa untuk memasuki pasar luar negeri. Sisal merupakan salah satu komoditas unggulan tersebut," ungkap Ida Bagus Putu Raka Ariana, Kepala Karantina Pertanian Sumbawa.

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -