;

Kilau Sang “Mutiara Kuning” Dari Pulau Sumbawa, Makin Bersinar Di Pelosok Nusantara

full-web mobile
Penulis : Tri Suparyanto, A.Md | Tanggal : 04 November 2019


Sumbawa -- Potensi jagung dari Pulau Sumbawa untuk memenuhi kebutuhan nasional sudah diragukan lagi. Produksi jagung Sumbawa memenuhi industri pakan yang berada di Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Secara kualitas dan kuantitas produksi jagung sudah tidak diragukan lagi, bahkan pada tahun 2015 dan 2018 lalu mampu menembus ekspor ke Filipina.

Berdasarkan data lalulintas dari IQFAST di Karantina Pertanian Sumbawa tercatat 575 ribu ton dilalulintaskan memenuhi kebutuhan jagung nasional hingga akhir September lalu, jelas Abdul Salam Kepala Subseksi Pelayanan dan Operasional Karantina Pertanian Sumbawa.

Salam menambahkan jagung dari gudang perusahaan pengepul hasil pertanian masih dilalulintaskan setiap harinya sampai bulan ini. "Peralatan yang modern seperti silo, monitoring hama gudang yang bagus sehingga mampu menyimpan kelebihan produksi pada musim panen raya".

"Di Wilayah Kerja Pelabuhan Badas saja pada bulan Oktober ini ada lalulintas komoditas jagung sebanyak 14 kapal dengan total volume 20.000 ton. Dengan daerah tujuan Padang, Surabaya, Cilegon dan Semarang" imbuh Salam.

<p>Senin (20/10) I Ketut Sindia, petugas Karantina Pertanian Sumbawa tengah melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen 8.000 ton jagung yang akan dikirim ke Cilegon menggunakan KM. Spirit Sejati. &quot;Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, maka dapat diterbitkan sertifikat KT-12 sebagai jaminan kesehatan,&quot; jelas Ketut.</p>

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -