;

Pohon Lita Segede Truck Fuso, Diperiksa Karantina Sumbawa

full-web mobile
Penulis : Christiawan Yunarto, A.Md | Tanggal : 27 November 2018

Sumbawa (3/11) - SobatQ, ternyata komoditas pertanian yang dilalulintaskan itu tidak hanya pohon dalam pot saja. Di Karantina Sumbawa ada pengguna jasa yang melalulintaskan pohon dengan ukuran satu truk fuso. Itu hanya muat satu batang saja loh...masyarakat Sumbawa menyebutnya pohon lita. Pohon lita atau pule yang memiliki nama latin Alstonia scholaris ini merupakan pohon pelindung yang sudah tidak asing lagi. Pohon ini lagi ngetren untuk dijadikan icon suatu taman baik taman rumah, taman perkantoran maupun area publik supaya tampak lebih indah. Ada juga yang ditanam sebagai pohon pelindung ditepi-tepi jalan dan ditempat-tempat lahan parkiran agar lebih teduh. Kelebihan pohon pule terletak pada karakter batang yang unik dan berseni, warna daun yang hijau mengkilat serta tidak mudah rontok. Selain itu pohon pule bisa tumbuh optimal dilahan kering, panas, minim unsur hara serta tahan terhadap cuaca yang cukup ekstrim. “Sampai dengan bulan Agustus Wilker Pototano telah 4 kali sertifikasi 7 pohon pule yang dibawa ke Bogor, Semarang dan Yogyakarta" ujar Munawir, petugas Karantina Sumbawa wilker Pelabuhan Ferry Pototano. "Dan kemarin, ada satu pohon yang akan dibawa ke Bogor, tambahnya. “Pemeriksaan fisik kita lakukan untuk memastikan bebas OPT/OPTK, apalagi menurut penuturan pengguna jasa yang mengurus dokumen karantina tadi pohon ini mau dibawa ke Istana Bogor” tandasnya.

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

081 238 499 998

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -