;

Sarana Terbatas, Tak Surutkan Semangat Akselerasi Ekspor Karantina Sumbawa

full-web mobile
Penulis : Tri Suparyanto, A.Md | Tanggal : 23 April 2019


Sumbawa-- Program Ayo Galakkan Ekspor, Generasi Milenial Bangsa (Agro Gemilang) yang digulirkan Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian di tahun 2019 membuat 52 unit pelaksan teknis dibawahnya berlomba menggalakkannya. Tak terkecuali Karantina Sumbawa, dengan melakukan pendataan komoditas unggulan dari lalulintas pertahun, koordinasi dengan Dinas terkait sampai menyambangi petani dan pelaku bisnis.

"Pulau Sumbawa memiliki komoditas pertanian unggulan untuk ekspor. Diantaranya adalah sarang burung wallet, madu hutan, susu kuda, kopi, bawang merah, jagung dan kayu manis. Komoditas tersebut ekspor ke beberapa negara seperti Filipina, Arab Saudi, Hong Kong dan Singapura," kata Kepala Karantina Sumbawa drh. Ida Bagus Putu Raka Ariana.

“Untuk sarang burung wallet saja berdasarkan data operasional Karantina Sumbawa selama tiga tahun terakhir tercatat mengalami peningkatan yang sangat signifikan, pada tahun 2016 volumenya mencapai 1.329 kilogram, tahun 2017 volumenya mencapai 4.369 kilogram lalu pada tahun 2018 naik dua kali lipat dengan volume lalulintasnya mencapai 8.140 kilogram. Semuanya dikirim ke Jawa, Sumatra dan Kalimantan untuk ekspor” jelas Raka.

Rabu (13/03) petugas Karantina Sumbawa tengah memeriksa sarang burung wallet tujuan Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 120 kilogram yang dikemas dalam delapan karton. Jika rata-rata harga perkilonya sepuluh juta, maka perkiraan nilai barang tersebut mencapai 1,2 Miliar rupiah.

Sudaryono, petugas Karantina Sumbawa mengatakan sebelum dilakukan sertifikasi dilakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui jumlah, jenis dan kelayakan kemasan serta cemaran seperti kayu, logam dan lainya. “Dua bandara yang ada di pulau Sumbawa yaitu Bandara S.M Kaharudin Bandara S.M Solahudin hanya melayani penerbangan rute domestik. Sehinga ekspor sarang burung wallet tidak bisa dilakukan langsung dari Sumbawa” jelas Sudaryono.

“Selain juga belum ada perusahaan pemrosesan sarang burung wallet yang bisa mengolah hingga siap ekspor” imbuhnya menutup pembicaraan

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -