;

Bibit Jeruk Dari Banyuwangi Dimusnahkan Karantina Sumbawa

full-web mobile
Penulis : Tri Suparyanto, A.Md | Tanggal : 23 April 2019


Sumbawa - Sebanyak 32 batang bibit pohon jeruk dimusnahkan petugas Karantina Sumbawa (19/03), setelah sebelumnya dilakukan penahanan. Pemusnahan dilaksanakan di Wilayah Kerja pelabuhan ferry Pototano dengan cara dibakar. Puluhan bibit jeruk dari Banyuwangi tersebut sedianya akan dijual di wilayah Sumbawa Besar.

Munawir Haris, petugas Karantina Sumbawa Wilker pelabuhan ferry Pototano mengatakan sesuai dengan peraturan Menteri Pertanian Nomor 630/KPTSP/TP.063/6/1997 bahwa melalulintaskan benih jeruk yang beredar harus disertai dengan label lulus sertifikasi yang dikeluarkan oleh Balai/ Loka pengawasan dan sertifikasi benih tanaman pangan dan holtikultura atau penyelenggara sertifikasi lainnya yang telah memperoleh akreditasi ditempat asal benih jeruk dan dilaporkan kepada petugas karantina.

“Karena tidak dilengkapi dengan dokumen karantina serta tidak berlabel, dikhawatirkan puluhan bibit pohon jeruk itu mengandung Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina yang menyerang tumbuhan jenis jeruk. Misalnya saja virus Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) imbuh Nawir.

Temukan Berita Lainnya

Share berita ini via

Media Sosial

Kontak Kami

Jika Anda Mempunyai Keluhan, Kritik Atau Saran Terhadap Pelayanan Kami
Silahkan Hubungi Line Center Dibawah Ini

Kantor Induk

Jln. Pelabuhan Badas No. 01 Sumbawa Besar - NTB

84351

(0371) 2629152

0813 3990 1664

stakabadas@gmail.com

Kirim Pesan Kepada Kami Melalui Form Berikut

Pengunjung Hari Ini : -   |   Total Pengunjung : -